Bola.net - Bintang muda sensasional asal Kolombia, James Rodriguez, mengaku ia amat mengagumi teknik dan kemampuan yang dimiliki oleh bintang Barcelona, Lionel Messi.
Menurutnya,
Messi punya talenta yang jauh melebihi pemain lainnya, hingga hal
tersebut berpengaruh pada level permainan yang ia tunjukkan di atas
lapangan hijau.
"Messi adalah pemain yang hebat, saya pikir hal
tersebut membuatnya ada di level yang lebih tinggi dibandingkan pemain
yang lain. Ia adalah seorang monster," tutur Rodriguez dalam program
acara Mundo Leo.
"Messi selalu menguasai bola di kakinya
dan melakukan hal-hal yang luar biasa. Saya selalu berusaha untuk
meniru, tak hanya dirinya namun juga pemain hebat yang lainnya,"
tutupnya.
Rodriguez kini memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2014 dengan lima gol. (mun/rer)
16 Okt 2008 : Brasil 0-0 Kolombia (Kualifikasi PD 2010)
15 Okt 2007 : Kolombia 0-0 Brasil (Kualifikasi PD 2010)
5 pertandingan terakhir Brasil :
28 Jun 2014 : Brasil p1-1 Cili (Piala Dunia)
24 Jun 2014 : Kamerun 1-4 Brasil (Piala Dunia)
18 Jun 2014 : Brasil 0-0 Meksiko (Piala Dunia)
13 Jun 2014 : Brasil 3-1 Kroasia (Piala Dunia)
7 Jun 2014 : Brasil 1-0 Serbia (persahabatan)
5 pertandingan terakhir Kolombia :
29 Jun 2014 : Kolombia 2-0 Uruguay (Piala Dunia)
25 Jun 2014 : Jepang 1-4 Kolombia (Piala Dunia)
19 Jun 2014 : Kolombia 2-1 Pantai Gading (Piala Dunia)
14 Jun 2014 : Kolombia 3-0 Yunani (Piala Dunia)
7 Jun 2014 : Kolombia 3-0 Yordania (persahabatan)
Skuad Brasil
Kiper : Julio Cesar (Toronto FC), Jefferson (Botafogo), Victor (Atletico MG). Bek : Dante (Bayern Munich), David Luiz (Chelsea),
Henrique (Napoli), Thiago Silva (PSG) Dani Alves (Barcelona), Maicon
(Roma), Marcelo, (Real Madrid), Maxwell (PSG). Gelandang : Fernandinho (Manchester City), Hernanes
(Inter), Luiz Gustavo (Wolfsburg), Oscar (Chelsea), Paulinho (Tottenham
Hotspur), Ramires (Chelsea), Willian (Chelsea). Striker : Bernard (Shakhtar Donetsk), Fred (Fluminense), Hulk (Zenit), Jo (Atletico MG), Neymar (Barcelona).
Skuad Kolombia
Kiper : David Ospina (Nice), Faryd Mondragon (Deportivo Cali), Camilo Vargas (Santa Fe). Bek : Camilo Zuniga (Napoli), Pablo Armero (Napoli),
Cristian Zapata (AC Milan), Mario Yepes (Atalanta), Carlos Valdes (San
Lorenzo), Santiago Arias (PSV Eindhoven), Eder Alvarez-Balanta (River
Plate). Gelandang : James Rodriguez (Monaco), Abel Aguilar
(Toulouse), Carlos Sanchez (Elche), Fredy Guarin (Inter Milan), Juan
Fernando Quintero (Porto), Aldo Ramirez (Morelia), Alexander Mejia
(Atletico Nacional), Victor Ibarbo (Cagliari), Juan Guillermo Cuadrado
(Fiorentina). Striker : Jackson Martinez (Porto), Teofilo Gutierrez (River Plate), Carlos Bacca (Sevilla), Adrian Ramos (Borussia Dortmund).
Apa komentar anda tentang prediksi Brasil vs Kolombia ini?
Kirimkan juga prediksi bola versi anda, melalui kolom komentar di bawah ini.
Recife, SunduL - Penjaga gawang yang juga pahlawan timnas Kosta Rika, Keylor Navas mengaku dirinya cukup senang usai mencatatkan sejarah baru untuk timnas di Piala Dunia.
Seperti yang diketahui Kosta Rika sukses melaju ke perempat final
usai mengalahkan Yunani melalui drama adu penalti, dan Navas keluar
menjadi pahlawan usai memblok tendangan Theofanis Gekas di babak adu
penalti.
Navas menyatakan bahwa diriya sangat senang usai mampu mencatatkan
sejarah baru, dan dirinya bertekad bahwa dirinya ingin dikenang oleh
banyak orang akan hal itu.
“Saya tidak bisa mengingat apa yang telah saya perbuat dalam pikiran
saya,” ujar penjaga gawang timnas Kosta Rika tersebut usai laga.
“Anda dapat berlatih pinalti dan belajar menahan hal tersebut, namun
saya selalu mempercayai rekan-rekan saya, dimana mereka melakukannya
selama 100 persen.”
“Saya sangat bahagia dan bersyukur kepada tuhan akan semua ini
setelah mampu mempersembahkan
kemenangan yang cukup penting untuk negara
ini.”
“Ini merupakan bukan laga yang sangat berat, dan sementara dimana
kami bisa mengendalikan laga dan dimana juga saat kita berada di level
teratas.”
Saya pikir Lionel Messi telah menunjukkan kepada dunia bahwa dia
adalah pemimpin yang positif. Ada beberapa macam pemimpin dalam
sepakbola. Mereka yang berteriak, mereka yang menunjukkan dengan contoh.
Messi adalah tipe pemain yang diinginkan oleh semua orang dalam tim
mereka. Saya melihat dia dalam kondisi yang bagus, bahagia dengan
rekan-rekannya dan itu penting.
Saya melihat dia jauh lebih dewasa dari dua Piala Dunia sebelumnya,
yang memberinya banyak pengalaman. Saya harap dia bisa bertahan seperti
ini, menjadi pemimpin positif, karena itu dibutuhkan untuk berdiri di
belakangnya jika Argentina ingin berhasil menjadi juara Piala Dunia di
Brasil.
Juga sangat penting untuk memiliki grup yang kompak seperti yang
dimiliki Argentina sekarang di Piala Dunia, semangat yang memberi tenaga
tambahan untuk rekan-rekan Anda. Pemain-pemain ini telah bermain
bersama cukup lama. Mereka menampilkan performa luar biasa di
kualifikasi dan memiliki kepercayaan diri tinggi jelang Piala Dunia.
Pelatih Alejandro Sabella berhasil membangun tim yang kuat. Saya
memiliki kesempatan untuk menghabiskan waktu dengan kebanyakan
pemain-pemain ini dan mereka adalah pemain luar biasa yang akan
melakukan segalanya untuk tim nasional. Saya harap mereka dapat
menggapai tujuan mereka karena mereka tampak sebagai protagonis dalam
turnamen ini. Kami telah menunggu itu dalam waktu yang sangat lama.
Ricardo Kaka akhirnya resmi meninggalkan AC Milan usai menyepakati
pemutusan kontrak secara mutual pada hari ini, demikian dikonfirmasikan
kubu San Siro.
Meski tak ada keterangan lebih lanjut dalam rilis di laman resmi
klub, diketahui bahwa bintang asal Brasil itu akan merambah MLS Amerika
Serikat bersama Orlando City, namun ia akan terlebih dahulu bermain
untuk tim lamanya, Sao Paulo, dengan status pinjaman hingga Desember
mendatang.
Kaka balik ke Milan dari Real Madrid musim panas tahun lalu dengan
ikatan kontrak dua tahun, namun terdapat klausul yang membolehkannya
pergi lebih awal kalau Rossoneri gagal finis di Liga Champions.
Erol tergugah menjadi muallaf lantaran melihat aktivitas umat Islam yang membuatnya merasa tenang.
LIPUTAN Nurul Savika DARI Tasikmalaya jawabarat
Mungkin banyak yang belum mengetahui cerita di balik bek Sriwijaya
FC, Erol Iba, memutuskan untuk menjadi muallaf. Tentu saja, proses yang
dilaluinya untuk memeluk agama Islam tidak terjadi secara instan.
Menurut pemain berusia 34 tahun itu banyak hal yang membuatnya
tergugah untuk memeluk agam Islam. Diceritakan Erol, sebelum memutuskan
masuk Islam, nuansa agama Islam telah dirasakannya sejak 1998. Itu
ketika pertama kali dirinya menginjakkan kaki di kota Padang untuk
memperkuat Semen Padang.
EROL FX IBA
Kelahiran: Jayapura, 6 Agustus 1979 Tinggi/berat: 170 cm/55 kg Posisi: Bek. Gelandang Klub: Sriwijaya FC
Hal yang paling menggugahnya memeluk Islam adalah aktivitas umat
Islam, yang membuatnya merasa tenang dan hikmat ketika melihat maupun
mendengarnya. Ia pun mencoba mempelajarinya sedikit demi sedikit sebelum
akhirnya memutuskan memeluk agama Islam pada 2002.
"Pertama saya lihat cara orang Islam bersembahyang, khusyuk
kelihatannya. Lalu lihat orang ngaji dan adzan, seperti mereka sedang
berbicara langsung dengan Tuhan-nya. Dari situlah saya mulai belajar,
dan akhirnya saya masuk Islam lalu menikahi istri saya yang sekarang,"
ungkap Erol.
Lahir dari keluarga non muslim, tentunya keputusan pemain asal Papua
ini berpindah agama tidak langsung mendapat respons yang baik dari
seluruh keluarga. Khususnya sang ibu yang menentang keputusannya
tersebut.
"Ibu yang pertama tidak begitu setuju dengan keputusan saya. Tapi
Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu akhirnya bisa menerimanya,"
terang Erol yang merupakan anak sulung dari empat saudara ini.
"Kalau bapak prinsipnya terserah anak-anak. Kalau menurut anaknya itu
baik silakan. Bahkan beliau pesan setelah masuk Islam jangan lupa
sembahyang, berperilaku yang baik. Karena apapun agamanya kalau perilaku
tidak baik, tetap sama saja tidak akan jadi orang yang baik," tambah
mantan penggawa timnas
Indonesia itu.
Erol pun bercerita tentang pengalaman pertama kali menunaikan ibadah
puasa. "Sebelum masuk Islam saya sudah terbiasa ikut puasa pas tahun
1998, karena mayoritas teman-teman saya berpuasa waktu di Semen Padang.
Tapi puasa saya tidak seperti seorang muslim, kapan mau puasa ya puasa,
kalau tidak ya tidak," cerita Erol.
Pertama
saya lihat cara orang Islam bersembahyang, khusyuk kelihatannya. Lalu
lihat orang ngaji dan adzan, seperti mereka sedang berbicara langsung
dengan Tuhan-nya.
Tapi setelah memeluk agama Islam, Erol tak ingin meninggalkan Rukun
Islam keempat itu. "Tak peduli mau dalam keadaan latihan. Karena puasa
ini sudah jadi kewajiban seorang muslim," tegasnya.
Setelah menjadi seorang muslim, Erol bertekad senantiasa memperbaiki
ibadahnya. "Saya berharap, puasa tahun ini ibadah saya lebih
ditingkatkan walau saya juga harus menjalani latihan. Saya juga saat ini
sambil belajar ngaji, karena belum begitu pandai," urainya. (gk-55)
Porto Seguro - Babak 16 besar Piala Dunia menghadapkan Swiss dengan Argentina. Menatap laga itu, Rossocrociati yakin akan mendapatkan dukungan dari publik Brasil mengingat rivalitas dari tim Samba dan tim Tango.
Di
kawasan Amerika Latin, Argentina dan Brasil boleh di bilang sebagai dua
kekuatan utama. Keduanya sudah pernah berduel sebanyak 95 kali, 36
pertandingan dimenangi Albiceleste, Selecao memenangi 35 pertandingan, sisanya berakhir dengan hasil imbang.
Oleh
karena rivalitas itu, Swiss bakal bersiap untuk mengambil keuntungan
saat berhadapan dengan Argentina di Arena de Sao Paulo, Sao Paulo,
Selasa (1/7/2014) malam WIB.
Kiper Swiss Diego Benaglio yakin
bahwa publik Brasil bakal tak rela melihat sang rival melaju jauh saat
melakoni turnamen di negaranya. Oleh karena itu, dia yakin timnya bakal
mendapatkan dukungan.
"Saya pikir kami jelas jan mendapatkan dukukan dari para fans Brasil di stadion," kata Benaglio seperti dilansir oleh Guardian.
"Anda bisa merasakan rivalitas antara Brasil dan Argentina di sini," imbuhnya.
Swiss Waspadai Messi yang Bisa Bikin Kejutan Tiap Saat
Nurul Savika - detikSport
Senin, 30/06/2014 13:00 WIB
AFP/Jewel Samad
Porto Seguro - Nama striker Argentina Lionel Messi menjadi fokus perhatian kubu Swiss menjalang laga 16 besar Piala Dunia. La Pulga diwaspadai karena bisa bikin kejutan kapan saja.
Di
Piala Dunia 2014, Messi mampu menunjukkan diri tampil sangat bagus.
Sejauh ini dia mampu menjadi sumber gol utama Argentina, dengan catatan
empat kali membobol gawang lawan.
Saat melawan Bosnia dan Herzegovina di pertandingan pertama Grup F di pertengahan bulan ini, Messi mencetak gol kemenangan.
Messi
kembali menunjukkan sinarnya saat mencetak gol tunggal kemenangan tim
Tango atas Iran dalam pertandingan yang berlangsung pada 21 Juni lalu.
Sementara
itu, pertandingan melawan Nigeria empat hari sesudahnya kembali menjadi
panggung Messi untuk unjuk gigi. Dia mencetak dua gol, untuk membantu
Argentina memetik kemenangan 3-2 atas Super Eagels.
Dengan rentetan penampilan apik Messi di fase grup itu, wajar kalau Rossocrociati
waspada pada potensi ancamannya. Meski demikian, kiper Swiss, Diego
Benaglio, menerangkan bahwa timnya cuma melakukan persiapan biasa saat
untuk melakoni pertandingan yang akan berlangsung di Arena de Sao Paulo,
Sao Paulo, Selasa (1/7/2014) malam WIB.
"Kami bersiap seperti
melakoni pertandingan lainnya. Bagaimanapun juga, jelas bahwa akan sulit
di pertandingan itu untuk terus menjaga Messi sepanjang laga," kata
Benaglio di Guardian.
"Anda bisa melihat banyak video
permainan Messi di mana dia bisa melakukan suatu hal yang mengejutkan di
momen-momen yang menentukan," imbuhnya.
Jakarta - Selama berkiprah di
Liga Inggris, Romelu Lukaku menunjukkan diri menjadi seorang striker
yang ditakuti lini belakang lawan. Kontribusi golnya pun kini ditunggu
oleh tim nasional Belgia.
Ekspektasi yang tinggi membarengi
kiprah Lukaku di Piala Dunia 2014. Dia yang mencatatkan 15 gol dalam 31
pertandingan di Liga Inggris bersama Everton, diharapkan bisa menjadi
andalan The Red Devils saat berlaga di Brasil.
Tapi
sejauh dua pertandingan yang sudah dilakoni, Lukaku belum mampu
membuktikan diri. Diberi kepercayaan bermain selama 115 menit saat
Belgia berhadapan dengan Aljazair dan Rusia, dia belum mampu membobol
gawang lawan.
Lukaku masih mempunyai kesempatan untuk membobol
gawang lawan andai diberi kepercayaan saat Belgia menghadapi Amerika
Serikat di pertandingan babak 16 besar yang akan berlangsung di Arena
Fonte Nova, Rabu (2/7/2014) dinihari WIB.
Kendati Lukaku tengah tampil kurang oke, kiper The Stars and Stripes, Tim Howard, tetap mewaspadai ancaman rekan satu timnya di The Toffees itu. Pasalnya, dia kenal betul dengan kemampuan striker 21 tahun itu.
"Banyak
orang memberitahu saya bahwa Lukaku mengalami kesulitan di turnamen.
Saya sudah memelihat beberapa pertandingan," ungkap Howard di Sports Mole.
"Romelu
bermain luar biasa buat kami di Everton. Dia mengucapkan mantra saat
dia tak mencetak gol tiap pertandingan lalu dia kembali panas. Jadi,
saya tak akan terlalu menginterpretasikan hal itu," imbuhnya.
Pelatih Everton Roberto Martinez menyatakan striker Uruguay Luis
Suarez butuh diberi bantuan setelah striker Liverpool itu kembali
terlibat dalam skandal gigit-menggigit.
Seperti yang diketahui, Suarez terlihat menggigit bek timnas Italia
Giorgio Chiellini dalam laga yang berakhir dengan skor 1-0 yang
memastikan Uruguay lolos ke babak 16 Besar Piala Dunia 2014.
"Kualitas talenta yang ia miliki sudah tidak diragukan lagi," ujar pelatih asal Spanyol itu kepada ESPN.
"Dia bisa memenangkan pertandingan seorang diri dan dia memiliki
fokus, mentalitas yang bisa membuat dia bangkit dari situasi yang
seharusnya tidak pernah ia datangi.
"Tetapi mengenai sikapnya, serius saya berpikir dia membutuhkan
pertolongan [dari profesional]. Jika Anda tidak dapat mengontrol diri
Anda dalam momen-momen itu, Anda butuh sejenis bantuan karena itu tidak
diterima di atas lapangan sepakbola."
Portugal
dan Ghana menggantungkan harapan mereka pada pertandingan lain di grup G
antara Jerman dan Amerika Serikat, karena apapun hasil yang mereka
raih, jika laga tersebut berakhir imbang, maka mereka dipastikan gagal
melaju.
Namun, jika Amerika Serikat dan Jerman saling bunuh, maka Portugal
dan Ghana harus memastikan diri meraih tiga angka dengan kemenangan
setelak mungkin untuk bisa memastikan unggul selisih gol agar bisa lolos
ke babak 16 Besar Piala Dunia 2014, terutama Portugal yang minus empat
gol.
Pelatih timnas Portugal Paulo Bento harus harap-harap cemas karena ia
tidak diperkuat oleh beberapa bintang andalannya di laga ini. Fabio
Coentrao harus ditarik keluar karena cedera saat dibekuk Jerman,
sementara Rui Patricio, Hugo Almeida, Andre Almeida dan Helder Postiga
juga absen karena cedera sejak awal turnamen.
Dengan kebugaran yang tidak memungkinkan dari Almeida dan Postiga,
maka Eder yang pada dua laga sebelumnya diturunkan dari bangku cadangan,
diperkirakan akan menjadi starter. Sementara Beto tetap diandalkan di
bawah mistar gawang.
Sementara itu, pelatih Ghana Kwesi Appiah tidak memiliki masalah
cedera yang pelik, dan ia bertekad untuk membawa timnya meraih tiket ke
babak gugur usai awal yang mengecewakan.
Kevin Prince-Boateng dan John Boye yang mengalami cedera ringan saat
menghada
pi Jerman, telah mendapatkan mendapatkan lampu hijau untuk
tampil di laga terakhir grup G ini. Namun, gelandang Sulley Muntari
dipastikan absen karena akumulasi kartu.
Posisi gelandang bertahan yang ditinggal pemain AC Milan itu akan
diisi oleh Michael Essien atau Emmanuel Agyemang-Badu. Kemudian, Gyan
Asamoah akan tetap menjadi andalan di lini depan dengan ditemani oleh
Boateng atau Abdul Majeed Waris yang sudah sembuh dari cedera.
Argentina dan Messi Dinilai Belum Sepenuhnya Oke
Nurul Savika - detikSport
Rabu, 25/06/2014 15.58 WIB
Getty Images/Jean Catuffe
Porto Alegre - Sukses meraih
dua kemenangan dalam dua laga pertama di Grup F tidak menutup fakta
bahwa Argentina sebetulnya belum tampil impresif. Ini pun membuka ruang
kritik untuk mereka.
Ambil contoh Jorge Valdano, salah satu
pahlawan Argentina ketika menjuarai Piala Dunia 1986. Dia adalah salah
satu orang yang memuji tetapi juga menyebut beberapa kekurangan 'Tim
Tango'.
Valdano dalam salah satu komentarnya menyebut, Argentina
seperti main sendiri-sendiri. Belum terlihat ada kekompakan tim. Di lain
hal, dia juga menyebut Lionel Messi --yang sudah mencetak dua gol
sejauh ini-- punya mobilitas yang minim.
Namun, di situ juga
Valdano memuji Argentina dan Messi. Kendati tampil jelek, Argentina dan
Messi mampu memanfaatkan satu peluang dan mengubahnya jadi kemenangan,
seperti yang terlihat kala menang 1-0 atas Iran.
"Argentina belum
bermain seperti sebuah tim dan Messi belum menciptakan permainan yang
pas untuk timnya," ujar Valdano seperti dilansir Guardian.
"Ketika
Argentina belum juga tampil oke, sebuah permainan yang dibangun Messi
menuntaskan semua debat yang ada. Dan itu menegaskan statusnya sebagai
seorang genius."
"Mobilitasnya memang masih minim, tapi keteguhan mentalnya tidak."
Performa
kurang oke Argentina juga diakui oleh Javier Mascherano. Namun, sama
seperti Valdano, Mascherano juga mengakui bahwa Messi memang tak
selamanya tampil istimewa. Tapi, pada saat dibutuhkan, Messi bisa
diandalkan.
"Begitulah Messi: Ketika dia tidak tampil bagus,
ketika auranya sedang tidak bersinar, dia bisa memenangi pertandingan
hanya dalam satu gerakan," kata Mascherano.
Partai final Liga Champions dini hari nanti (25/5) akan
mempertemukan dua klub sekota, Real Madrid menghadapi Atletico Madrid.
Berikut data dan fakta terkait duel itu dalam infografik.
Los Blancos terakhir kali menjadi juara Liga Champions pada 2002, penantian panjang yang teramat lama untuk menunggu La Decima tiba.
Sedangkan
Atletico tak pernah sama sekali meraihnya dan mereka berambisi menjadi
klub ke-23 yang memenangi kompetisi antarklub terelit di Eropa ini.
Sebelum
melangkah ke final, Atletico berhasil menyingkirkan tiga eks juara AC
Milan, Barcelona, dan Chelsea di babak sebelumnya.
Sedangkan
Real Madrid mengalahkan tiga klub asal Jerman, di fase gugur ini dimulai
Schalke 04 di perdelapanfinal, Borussia Dortmund di perempat final, dan
terakhir menyungkurkan juara bertahan Bayern Munich di semifinal.
Atletico
yang diasuh Diego Simeone, saat ini sedang menjadi perbincangan di
dunia sepakbola. Mereka berhasil memenangi La liga musim 2013/14 untuk
merusak dominasi Barca dan Madrid dalam beberapa tahun terakhir .
Kesuksesan
mereka mencapai partai puncak Liga Champions adalah prestasi luar biasa
bagi Atletico setelah menunggu 40 tahun lamanya untuk tampil di fase
itu. Mengagalkan ambisi La Decima rival sekota akan jadi motivasi untuk Los Colchoneros memenangi final itu.
Berikut data dan fakta menarik terkait partai final Liga Champions 2013/14, dalam bentuk infografik.
Pressing dan Agresivitas Atletico yang Dipecahkan Taktik Pergantian Pemain
Nurul Savika - detikSport
Rabu, 25/05/2014 15.54 WIB
Real Madrid menjuarai Liga Champions 2013/2014 usai mengalahkan
rival sekota, Atletico Madrid, dengan skor telak, 4-1. Skor akhir
seperti menunjukkan Real mendominasi, padahal jalannya laga tidak
sesederhana selisih gol telak itu.
Gelar kesepuluh Real di ajang
Liga Champions diraih dengan jalan yang terlihat kontras. Jika selama 93
menit (saat masih tertinggal 0-1) semuanya seperti terlihat begitu
sulit bagi Los Blancos, 30 menit setelahnya (di babak perpanjangan waktu usai gol Sergio Ramos) segalanya tampak begitu mudah.
Hal
sebaliknya terjadi pada Atletico. Kesebelasan asuhan Diego Simeone ini
bermain meyakinkan sepanjang 93 menit. Agresif di semua area, solid
dalam bertahan, percaya diri dalam memegang bola bahkan walau di
pertahanan sendiri, semangat yang terlihat menggebu-gebu, juga daya
tahan fisikal yang rasanya seperti melampaui batas yang mereka miliki.
Tapi setelah gol Sergio Ramos di injury time itu, semuanya terlihat begitu berat, payah dan akhirnya terasa menyedihkan bagi Gabi dkk.
Dominasi Tanpa Possession
Di
babak I, Atletico unggul 1-0 berkat gol Diego Godin memanfaatkan
kesalahan Iker Casillas yang salah antisipasi. Skor ini sampai batas
tertentu menggambarkan bagaimana dominasi Atletico atas rival sekotanya
ini sepanjang babak I.
Penguasaan bola memang dikuasai El Real
dengan perbandingan sekitar 55% berbanding 45%. Tapi hampir dalam
banyak aspek, anak asuh Simeone lebih mendominasi permainan. Ini bisa
dilihat, misalnya, dalam hal percobaan mencetak gol. Jika Atletico
berhasil membuat lima percobaan mencetak gol, Real hanya membuat dua
percobaan, itu pun lahir dari tendangan bebas langsung Ronaldo dan upaya
Bale yang bermula dari kesalahan umpan Thiago.
Atletico bahkan
sanggup membuat pemain-pemain penting Real di lini serang tak pernah
menyentuh bola di dalam kotak penalti. Angel Di Maria, Cristiano Ronaldo
dan bahkan Karim Benzema yang diplot sebagai target-man sekali pun tak
pernah menguasai bola di kotak penalti. Hanya satu kali pemain Real bisa
menguasai bola di kotak penalti, Gareth Bale, yang masuk ke dalam kotak
penalti, itu pun dimulai kesalahan umpan pemain Atletico (Thiago).
Agresivitas dan pressing
yang berani dilakukan di wilayah lawan sangat menyulitkan Real
mengembangkan permainan. Di tengah, Gabi dan Thiago melakukan hal yang
sama. Tiap kali pemain Real menguasai bola, 2-3 pemain Atleti langsung
mendekat. Saat Real mencoba menyusun serangan dari belakang, tak jarang
bahkan sampai tiga pemain Atletico memberi tekanan yaitu Adrian (masuk
menggantikan Costa di menit ke-8), David Villa, dan Koke.
Saat
serangan mereka gagal, dengan sangat cepat pula mereka kembali ke garis
pertahanan. Real Madrid tak pernah unggul jumlah pemain di pertahanan
Atletico, bahkan walau mereka melakukan serangan balik sangat cepat yang
di babak semifinal dengan gemilang berhasil melantakkan Bayern Munich.
Iran dan Mimpi Memainkan 'Final-Final' Selanjutnya
Nurul Savika - detikSport
Rabu, 25/06/2014 15.53 WIB
Salvador - Iran tak pernah
bermimpi untuk tampil di sebuah final Piala Dunia. Maka, pertandingan
melawan Bosnia Herzegovina adalah sebuah final tersendiri buat mereka.
Sebelum
tahun ini Iran pernah menjadi kontestan di tiga Piala Dunia: 1978,
1998, dan 2006. Hasilnya, mereka selalu kandas di babak grup. Dari total
9 kali bertanding, mereka hanya menang satu kali dan kalah enam kali.
"Simpel
saja. Waktu kami meninggalkan Teheran, semua orang tahu kami takkan ke
sini untuk menjadi juara. Tidak ada yang mengharapkan dan menuntut
begitu," tutur pelatih Iran, Carlos Queiroz, dikutip Reuters.
"Tapi
kami diperkenankan memimpikan lolos ke babak knockout. Tujuan pertama
kami adalah menempatkan Iran di peta Piala Dunia di Brasil. Kami telah
mencapai itu dan kami telah mendapatkan respek."
Di Brasil, Iran
tergabung di Grup F dengan Argentina, Nigeria, dan Bosnia. Mereka
memulai dengan bermain 0-0 dengan Nigeria, tapi kemudian kalah 0-1 dalam
pertarungan sengit sepanjang 90 menit, dan hanya kebobolan di injury time oleh tendangan spektakuler Lionel Messi.
Iran
hanya bisa lolos ke babak 16 besar apabila mala mini menang atas Bosnia
dan Nigeria kalah dari Argentina -- dengan jumlah gol tertentu.
"Sekarang
mimpi kami adalah lolos ke babak kedua. Biarkan kami memimpikan hal
itu. Bebas-bebas saja untuk bermimpi, bukan?" tukas Queiroz.
Salvador - Bosnia-Herzegovina
memang sudah tersingkir dari persaingan menuju babak 16 besar. Tapi
Bosnia tak mau pulang dari Brasil dengan tangan hampa.
Tampil
perdana di Piala Dunia, Bosnia cukup percaya diri. Hasil bagus selama
fase kualifikasi plus skuat yang diisi pemain-pemain yang berpengalaman
berkompetisi di Eropa membuat Bosnia optimistis bisa unjuk gigi.
Tapi,
Bosnia sudah dipastikan tak bisa melangkah lebih jauh dari fase grup di
Piala Dunia kali ini. Kans mereka untuk lolos ke babak 16 besar sudah
tertutup usai berturut-turut menelan kekalahan dari Argentina dan
Nigeria.
Pelatih Bosnia, Safet Susic, tak menampik jika timnya
seharusnya tampil lebih baik. Namun dia juga menilai ada beberapa faktor
lain yang berpengaruh pada kegagalan timnya.
"Kami semua pada
awalnya berhadap laga hari Rabu akan jadi laga kunci untuk menentukan
tiket ke babak 16 besar. Tapi ini berjalan tidak sesuai dengan yang kami
harapkan," ucap Susic seperti dikutip Reuters.
"Kalau
saja kami punya keberuntungan lebih banyak, kalau saja kami bermain
lebih baik, dan wasit mengambil keputusan yang lebih logis, kami bisa
saja masih bersaing untuk satu tempat di babak knockout."
Bosnia
akan memainkan pertandingan terakhirnya dengan menghadapi Iran di Arena
Fonte Nova, Rabu (25/6/2014) malam WIB. Meski laga tak lagi menentukan
untuk Bosnia, Susic memastikan bahwa Edin Dzeko dkk. akan meninggalkan
Brasil dengan kemenangan.
"Kami sangat kecewa dan saya minta maaf. Tapi ini adalah debut kami di Piala Dunia. Kami akan mencari penebusan," lugasnya.
Ada Messi yang Imut, Victoria Azarenka Dukung Argentina
Nurul Savika -
Rabu, 25/06/2014 14:53 WIB
London - Petenis Victoria
Azarenka tak bisa mendukung negaranya, Belarusia, di Piala Dunia 2014.
Jadi ia pun mendukung penuh Argentina, salah satunya karena ada Lionel
Messi.
Azarenka, mantan petenis putri terbaik yang sekarang
menempati peringkat delapan dunia, rupanya punya kegemaran tersendiri
akan olahraga sepakbola. Perempuan 22 tahun itu pun sudah jadi pendukung
setia Argentina dalam sejumlah gelaran Piala Dunia.
Hal itu salah satunya dikarenakan tim Tango memiliki sosok Messi, yang ternyata sanggup bikin Azarenka kepincut.
"Aku
sudah menjadi suporter Argentina selama tiga gelaran terakhir Piala
Dunia. Bahkan ada fotoku mengenakan seragam tim Argentina, mungkin dari
tahun 2000," ujar Azarenka di NDTV.
"Aku cinta Messi. Ia
salah satu pemain terhebat sepanjang masa. Ia mungil sekali, sangat
imut," lanjutnya mengenai si pesepakbola yang memiliki postur 169cm/67kg
tersebut.
Dari tiga gol yang sudah dibuat Argentina di Brasil
saat ini dibuat oleh Messi. Pemain asal klub Barcelona yang baru
berulang tahun ke-27 pada tanggal 24 Juni kemarin itu juga diharapkan
bisa membawa Argentina terus melaju.
Lionel Messi akan mengincar perbendaharaan golnya di
Piala Dunia sekaligus mengantarkan Argentina menaklukkan Nigeria di laga
terakhir grup F.
Argentina dipastikan tidak ingin mengakhiri babak grup dengan
kekalahan mengingat laga terakhir melawan Nigeria juga menentukan siapa
yang akan lolos ke babak 16 Besar dengan status juara grup F.
Seperti yang diketahui, berdasarkan kans setiap tim di grup F,
Argentina hanya membutuhkan hasil imbang untuk bisa memastikan diri
lolos sebagai pemuncak klasemen, namun bila kalah, tim Tango harus
merelakan posisi puncak kepada Nigeria. Sementara itu, tim Super Eagles
sendiri wajib meraih angka untuk bisa menyegel tiket ke babak
berikutnya, meski kalaupun kalah mereka masih bisa lolos seandainya Iran
gagal mengalahkan Bosnia-Herzegovina.
Namun, Argentina diyakini ingin meraih kemenangan meyakinkan di laga
ini setelah dua laga sebelumnya, melawan Bosnia dan Iran, mereka harus
susah payah untuk memetik tiga angka. Mereka mendapatkan kritik karena
terlalu bergantung pada sosok Lionel Messi.
Namun, gelandang Angel Di Maria menegaskan timnya kesulitan karena
pendekatan dari tim-tim lawan yang cenderung tampil bertahan ketika
bertemu tim Tango. Di Maria berharap hal tersebut berubah di babak
berikutnya.
"Tidak mudah ketika lawan Anda hanya bertahan dan terlalu banyak bek
untuk dilewati," ujar pemain Real Madrid tersebut. "Di babak 16 Besar,
kami akan menghadapi lawan yang senang menyerang, dan itu cocok untuk
kami. Semua orang tahu Argentina jauh lebih kuat ketika kami memiliki
ruang untuk menyerang."
Pelatih Alejandro Sabella tampaknya akan tetap menggunakan formasi
4-3-3 dan diperkirakan akan kembali menurunkan tim yang sama seperti
melawan Iran.
Sementara itu, Nigeria tetap optimistis bisa lolos ke babak
berikutnya, seperti yang diungkapkan oleh pelatih Stephen Keshi.
"Semangat juang tim bagus," ujarnya. "Saya tidak pernah berpikir bahwa
kami tidak bisa melaju ke 16 Besar. Saya memiliki para pemain."
Demikian juga menurut gelandang Ogenyi Onazi, ia mengatakan Nigeria
tidak perlu takut dengan Argentina, terutama Lionel Messi. "Messi adalah
manusia biasa, seorang pesepakbola," ujarnya. "Tentu saja kami harus
memiliki strategi untuk memastikan semua berjalan baik."
Sama seperti Argentina, Nigeria diperkirakan akan menggunakan skuat yang sama seperti saat menaklukkan Bosnia.
Pantai Gading dan Yunani akan melakoni laga hidup-mati di laga ini untuk lolos ke fase 16 besar.
Tim nasional Yunani akan menemui lawan berat Pantai Gading pada laga
pemungkas grup C Piala Dunia 2014 di Estadio Governador Placido Aderaldo
Castelo, Fortaleza, Rabu (25/6) dini hari WIB. Ini merupakan laga
hidup-mati bagi kedua tim.
Peluang Pantai Gading memang lebih besar untuk lolos ke fase 16
besar. Mereka saat ini berada di posisi kedua dengan poin tiga dari dua
laga yang telah dijalani.
Meski begitu, Yunani yang juga memiliki peluang dipastikan akan
memberikan perlawanan ketat di laga nanti. Skuat yang dilatih Fernando
Santos itu saat ini berada di posisi juru kunci grup dengan poin satu. Goal Indonesia menyajikan data dan fakta yang mengiringi laga wakil Eropa dan Afrika itu.
YUNANI VS. PANTAI GADING
Ini untuk pertama kalinya Yunani dan Pantai Gading bertemu dalam sebuah laga resmi internasional.
Wakil Afrika yang pernah dihadapi Yunani pada Piala Dunia sebelumnya
hanya Nigeria, yaitu sebanyak dua kali. Hasilnya, kalah sekali pada 1994
(2-0) dan menang pada 2010 (2-1).
Yunani hanya menang satu kali dari delapan laga terakhir mereka di Piala Dunia.
Yunani gagal mencetak gol pada tujuh dari delapan laga Piala Dunia
mereka. Bermain imbang tanpa gol dengan Jepang di laga sebelumnya adalah
pertama kalinya mereka tidak kebobolan dari delapan laga itu.
Pantai Gading telah kebobolan dua atau lebih dalam lima dari delapan pertandingan Piala Dunia mereka.
Gervinho adalah pemain Pantai Gading pertama yang mencetak gol secara berturut-turut di pertandingan Piala Dunia.
Delapan dari 12 gol Pantai Gading di Piala Dunia tercipta setelah pertandingan memasuki menit ke-60.
Pantai Gading selalu mencetak gol dalam tujuh dari delapan pertandingan Piala Dunia mereka.
Lima dari sembilan gol terakhir yang dilesakkan Pantai Gading di Piala Dunia adalah melalui sundulan.
Inilah data dan fakta pertandingan antara Nigeria dan
Argentina, dalam laga terakhir grup F Piala Dunia 2014, yang akan
sayang untuk Anda lewatkan.
OLEH Nurul Savika Ikuti di twitter
Tim nasional Argentina akan berhadapan dengan Nigeria yang
membutuhkan poin untuk bisa lolos ke babak 16 Besar. Namun, tim Tango
diyakini tidak akan mengambil resiko untuk bermain aman, terlebih lagi
setelah tiga poin alot yang mereka dapatkan di dua laga sebelumnya.
Kemenangan
meyakinkan sebelum melangkah ke babak 16 Besar Piala Dunia 2014 yang
dipastikan lebih sengit akan menjadi modal bagus untuk Argentina.
Untuk mengiringi pertandingan yang digelar di Estádio José Pinheiro Borba (Beira-Rio), Porto Alegre, Rabu (25/6) malam, Goal Indonesia menyajikan rangkuman data dan fakta kedua tim.
NIGERIA VS. ARGENTINA
Ini akan menjadi pertemuan ke-empat antara Argentina dan Nigeria di
Piala Dunia. Tim Tango mengakhiri ketiga laga sebelumnya dengan
kemenangan.
Nigeria hanya mampu meraih satu kemenangan dalam enam pertandingan melawan Argentina di semua ajang (S1 K4).
Nigeria tidak pernah meraih kemenangan saat menghadapi tim Amerika Selatan di Piala Dunia (K4).
Argentina hanya mampu mencetak delapan gol dalam enam pertandingan melawan Nigeria, dengan rata-rata 1,3 gol per pertandingan.
Argentina meraih kemenangan 11 kali dan hanya kalah satu kali dalam
14 pertandingan babak grup Piala Dunia terakhir, mencetak 27 gol dan
hanya kemasukan lima gol secara keseluruhan.
Lionel Messi telah mencetak delapan gol dalam tujuh pertandingan untuk Argentina.
Argentina akan berusaha mengulang prestasi skuat asuhan Diego
Maradona pada Piala Dunia 2010, di mana mereka meraih poin sempurna di
babak grup.
Nigeria meraih kemenangan pertama dalam sepuluh laga Piala Dunia ketika mengalahkan Bosnia-Herzegovina (S3 K6).
Super Eagles kini telah menjalani 221 menit tanpa kemasukan di Piala Dunia.
Sejak kalah untuk pertama kali menghadapi wakil Afrika di Piala Dunia
(melawan Kamerun pada 1990), Argentina telah memenangkan empat laga
terakhir saat menghadapi tim dari Benua tersebut.